PEKANBARU - Seorang santri laki-laki berinisial IM (16), yang baru saja mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, diamankan otoritas bandara karena menunjukkan gejala virus Corona, dan ditetapkan menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.
Informasi yang dihimpun GoRiau, Santri berinisial IM itu baru saja melakukan penerbangan dari Surabaya, dan mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru pada hari Jumat (3/4/2020) sekitar pukul 19.30 WIB.
Baca Juga
- Google Siapkan Rp 12,8 Triliun untuk Lawan Pandemi Corona
- Geser Filipina, Indonesia Catatkan Kasus Corona Tertinggi di ASEAN
- Pekanbaru Masuk Zona Merah Covid-19, Gubernur Riau Minta Masyarakat di Rumah Saja dan Tetap Waspada
- Sembuh, Kepulangan Pasien Positif Covid-19 di Rohul Dilepas Haru Petugas Medis
- Belenggu Corona COVID-19 Menutup Masjid Al Aqsa Ramadan 2020
- Pemberlakukan PSBB di Pekanbaru Tunggu Persetujuan Gubernur
- Update Covid-19: 1 PDP di Rohul Mulai Membaik, ODP Sudah Tembus 1.044 Orang
- Baru Pulang dari Surabaya, Seorang Santri Terdeteksi Memiliki Gejala Covid-19 Saat Tiba di Bandara SSK II Pekanbaru
- Pesawat Lion Air Angkut Tim Medis Meledak di Bandara Manila
Kemudian saat diperiksa oleh petugas bandara menggunakan thermal scanner, suhu badan santri tersebut mencapai 38.7 derajat Celsius. Karena suhunya diatasi standar manusia sehat, kemudian petugas bandara membawa santri tersebut ke Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan setelah diperiksa kondisinya dalam keadaan panas, batuk, dan pilek.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara SSK II Pekanbaru, Syarifuddin. Ia mengatakan, setelah didapati memiliki suhu tinggi, santri tersebut langsung dibawa ke klinik KKP dan benar santri itu memiliki gejala Covid-19.
''Iya dari Surabaya dia. Kemaren naik Jt 982, terdeteksi dari termalscaner 38.7, langsung diobserfasi di klinik KKP, dan benar, ada gejala Covid-19. Selanjutnya dirujuk ke salah satu rumah sakit di Pekanbaru," terang Syarifuddin. By Goriaucom